HomeNewsKia Bagikan Enam Tips Memilih Mobil Listrik, Apa Saja?

Kia Bagikan Enam Tips Memilih Mobil Listrik, Apa Saja?

Memilih mobil listrik tidak cukup hanya mempertimbangkan kapasitas baterai dan jarak tempuh. Kia mengingatkan calon konsumen untuk memperhatikan sejumlah faktor lain, mulai dari kenyamanan kabin, fitur keselamatan, hingga kemudahan pengisian daya sebelum memutuskan membeli kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

“Memilih kendaraan listrik pada akhirnya bukan hanya tentang spesifikasi atau teknologi yang ditawarkan, tetapi juga bagaimana kendaraan tersebut dapat menjadi bagian dari keseharian penggunanya.” ujar Harry Yanto, VP Operations Kia Sales Indonesia.

Menurut Kia, terdapat enam aspek yang perlu diperhatikan calon pembeli mobil listrik, yakni jarak tempuh, karakter berkendara, kenyamanan kabin, fitur keselamatan, akses pengisian daya dan layanan purna jual, serta desain kendaraan.

Dari sisi jarak tempuh, konsumen disarankan menghitung kebutuhan perjalanan sehari-hari dan frekuensi penggunaan kendaraan. Pasalnya, jarak tempuh aktual mobil listrik dapat berbeda dari angka yang tercantum dalam spesifikasi. Kondisi jalan, kecepatan, jumlah muatan, dan penggunaan pendingin udara menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi konsumsi energi kendaraan.

Calon pembeli juga disarankan melakukan test drive untuk mengetahui karakter akselerasi, pengereman, dan pengendalian kendaraan. Selain itu, kenyamanan kabin perlu diperiksa secara langsung, terutama ruang kaki, akses menuju baris kursi, serta kapasitas bagasi.

Untuk aspek keselamatan, konsumen dapat mempertimbangkan fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), seperti bantuan pengereman darurat dan pengaturan kecepatan adaptif, dengan tetap memahami batasan penggunaannya.

Perhatian terhadap teknologi baterai juga menjadi bagian penting dalam memilih EV. Kia menjelaskan bahwa baterai lithium-ion jenis nickel-manganese-cobalt (NMC) memiliki kepadatan energi tinggi. Sementara itu, Battery Management System (BMS) berfungsi memantau kondisi baterai, termasuk tegangan dan temperatur, guna mendukung pengoperasian kendaraan.

“Pada kendaraan listrik Kia, Battery Management System (BMS) berperan dalam memantau kondisi baterai, termasuk tegangan dan suhu sel, serta bekerja bersama sistem pengelolaan suhu untuk mendukung performa baterai,” tambah Harry, beliau pun mencontohkan Kia EV9 yang menggunakan sistem pendinginan cairan untuk membantu mengatur temperatur baterai.

Untuk menjaga kondisi baterai dalam jangka panjang, pemilik kendaraan disarankan mengikuti panduan pengisian daya dan melakukan pemeriksaan berkala sesuai rekomendasi pabrikan. Kia turut mendukung pengalaman kepemilikan melalui jaringan dealer dan bengkel resmi di 24 kota besar serta layanan hotline 24 jam di 0800 1010 542.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular