Peluncuran BAIC T1 sukses mencuri perhatian publik, berkat fitur Automatic Parking Assist (APA) kendaraan ini bisa parkir sendiri tanpa sentuhan pengemudi. Mobil listrik berwujud hatchback crossover ini datang dengan konsep “The Spacious Smart EV”, mengandalkan kabin lega dan teknologi yang terasa lebih dekat ke mobil kelas atas dibanding tipikal EV di kisaran harga Rp 300 jutaan. Di acara perkenalan yang digelar PT JIO Distribusi Indonesia, area uji coba praktis jadi panggung utama buat menunjukkan seberapa pintar komputer di balik kemudi BAIC T1.
“Melalui BAIC T1, kami menitikberatkan tiga nilai utama yang menjadi keunggulan kendaraan ini. Pertama, sebagai sebuah The Spacious Smart EV. Kedua, BAIC T1 dilengkapi dengan teknologi pintar Automatic Parking Assist. Ketiga, BAIC T1 memiliki kemampuan Power to Share melalui fitur Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging, yang memungkinkan kendaraan ini menjadi sumber daya untuk mengisi baterai kendaraan listrik lain saat dibutuhkan.” ujar Dhani Yahya, Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia.

Daya tarik acara justru datang dari deretan nama yang ikut menguji, mulai dari musisi Anji, pegiat otomotif Toni Cu, hingga influencer populer Willie Salim dan Jhon LBF yang turun langsung mencoba fitur Automatic Parking Assist (APA). Momen ketika setir BAIC T1 berputar sendiri dengan presisi, memarkir mobil tanpa ada tangan di lingkar kemudi, jadi bahan konten dan cerita yang beredar cepat di media sosial. Reaksi kaget bercampur kagum terlihat jelas, karena mobil tidak hanya mencari ruang parkir, tetapi juga mengeksekusi manuver dengan halus layaknya pengemudi yang sudah sangat terlatih.
Secara teknis, BAIC T1 menunjukkan bagaimana parkir di kota yang makin sempit bisa diambil alih sistem, bukan lagi jadi sumber stres pengemudi. Sistem Automatic Parking Assist bekerja dengan memindai ruang kosong di sekitar mobil, lalu mengambil alih kemudi, gas, dan rem untuk memarkir baik secara paralel maupun seri. Demonstrasi Toni Cu dan Willie Salim memperlihatkan bahwa pengemudi tinggal mengaktifkan sistem dan membiarkan mobil mengurus sisanya, sesuatu yang sebelumnya lebih sering ditemukan di segmen premium yang harganya jauh di atas kelas ini.

Di sisi kenyamanan, kesan yang dibawa Jhon LBF dan Anji cukup jelas di dalam kabin BAIC T1 terasa senyap dan dewasa. Tingkat peredaman suara diklaim mencapai 85 persen, membuat suara bising luar kota dan lalu lintas lebih banyak tertahan di balik panel, sementara sistem audio 6 speaker mengisi interior dengan sound yang jernih dan cukup bertenaga. Hasilnya, BAIC T1 bukan hanya tampil sebagai EV yang praktis untuk dipakai harian, tapi juga bisa jadi ruang hiburan berjalan buat penumpang dan pengemudi yang mencari kenyamanan tambahan.
Di atas semua itu, Langkah BAIC Indonesia yang menyematkan fitur premium kelas satu pada mobil listrik dengan estimasi harga Rp 300 jutaan ini dinilai sebagai langkah yang sangat berani di pasar EV nasional. Melalui perpaduan teknologi keselamatan ADAS Level 2 yang komplet, fitur berbagi daya Vehicle-to-Vehicle (V2V), serta Automatic Parking Assist, BAIC T1 siap menjadi standar baru bagi mobilitas ramah lingkungan yang cerdas, praktis, dan menyenangkan bagi masyarakat Indonesia.

