PT JIO Distribusi Indonesia (JDI), Agen Pemegang Merek BAIC di Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1 sebagai mobil listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) terbaru yang menyasar segmen premium hatchback crossover EV, sekaligus jadi model BEV pertama BAIC di pasar lokal. Peluncuran ini langsung diiringi program pre-booking mulai 9–30 Juli 2026, membuka kesempatan awal bagi konsumen yang ingin jadi salah satu pemilik perdana T1 sebelum tampil di GIIAS 2026.
“Peluncuran BAIC T1 merupakan langkah strategis kami dalam memasuki era New Energy Vehicle di Indonesia. Kami tidak sekadar menghadirkan kendaraan listrik baru, tetapi membangun fondasi jangka panjang bagi BAIC Indonesia untuk terus berkembang bersama perubahan kebutuhan konsumen dan perkembangan industri otomotif nasional.” ujar Dhani Yahya, Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia.

Sebagai produk yang dikembangkan dari sub-brand premium Arcfox, BAIC T1 datang dengan positioning sebagai EV perkotaan yang praktis, lapang, dan gaya, namun masih tetap relevan untuk kondisi jalan Indonesia sehari-hari. BAIC menargetkan 1.000 unit penjualan T1 hingga akhir 2026 dengan ambisi merebut sekitar 16% pangsa pasar di segmen medium hatchback EV, memanfaatkan momentum pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang terus naik beberapa tahun terakhir.
Soal dimensi dan desain, T1 bermain di kelas hatchback crossover dengan bodi 4.337 mm x 1.860 mm x 1.572 mm dan wheelbase 2.770 mm yang diklaim terpanjang di kelasnya. Wheelbase panjang ini diterjemahkan jadi ruang kaki dan kepala yang lebih lega di kabin, ditambah ground clearance 181 mm yang cukup tinggi untuk menghadapi jalanan rusak, polisi tidur ekstrem, sampai genangan air hingga 50 cm.

Masuk ke interior, BAIC terlihat serius menggarap konsep “Spacious Smart EV” lewat tata ruang yang penuh ruang simpan sebanyak 32 titik storage, termasuk 7 phone holder dan 5 hook multifungsi untuk berbagai barang kecil yang biasanya berserakan di kabin. Di atas, tersedia sky roof berukuran 2,34 m² yang diklaim terbesar di kelasnya, dibekali electric sunshade sehingga mobil tetap nyaman dipakai siang hari di cuaca terik kota besar.
Di sisi teknologi, T1 mengandalkan paket fitur pintar yang cukup lengkap untuk ukuran EV compact modern, mulai layar infotainment besar, panel instrumen digital, konektivitas smartphone hingga pembaruan software over-the-air (OTA). Fitur bantuan berkendara modern dengan 12 jenis ADAS juga ikut disematkan, menambah rasa percaya diri pengemudi di lalu lintas padat dan memberi lapisan keselamatan ekstra untuk seluruh penumpang.

Performa dan efisiensi juga jadi salah satu poin jual T1, dengan baterai 42,3 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 425 km (siklus CLTC) dalam sekali isi. Dukungan DC fast charging membuat pengisian 30–80% bisa selesai sekitar 25 menit, cukup untuk dipakai rutin sebagai mobil harian tanpa drama antri charger terlalu lama.
Yang menarik, BAIC T1 tidak hanya fokus ke mobilitas, tapi juga fungsi sebagai “power bank berjalan” lewat fitur Vehicle-to-Load (V2L) sampai 3.500 watt dan Vehicle-to-Vehicle (V2V) charging. Artinya, mobil ini bisa menyuplai listrik untuk berbagai perangkat elektronik saat camping, kerja outdoor, atau bahkan kebutuhan darurat di rumah, sekaligus bisa berbagi daya ke EV lain ketika diperlukan.
Untuk konsumen yang tertarik memesan lebih awal, BAIC Indonesia menyiapkan sejumlah keuntungan pre-booking seperti special rate pembiayaan, booking fee Rp5 juta yang 100% refundable, bonus portable charger dan dash cam, serta undian beli mobil berhadiah mobil. Di luar itu, BAIC mengemas T1 dengan paket purna jual cukup panjang: warranty kendaraan dasar 6 tahun/160.000 km, warranty baterai 8 tahun/160.000 km, dan free service 4 tahun/80.000 km untuk menambah rasa tenang selama masa kepemilikan.

