Leapmotor C10 mengandalkan motor listrik bertenaga 165 kW dengan torsi maksimum 360 Nm serta teknologi Cell-to-Chassis (C2C) yang mengintegrasikan baterai ke struktur sasis kendaraan. SUV listrik ini juga menggunakan sistem penggerak roda belakang atau Rear-Wheel Drive (RWD), dengan sejumlah pengaturan berkendara yang dapat disesuaikan oleh pengemudi.
“melalui C10, kami ingin menghadirkan kendaraan yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan penggunanya, dan menggabungkan teknologi serta fungsionalitas untuk mendukung kenyamanan berkendara.” ujar Samuel Christian Wowor, Brand Head Leapmotor Indonesia.

Dari sisi sumber tenaga, Leapmotor C10 dibekali baterai berkapasitas 69,9 kWh. Kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 503 kilometer berdasarkan standar pengujian New European Driving Cycle (NEDC) dalam sekali pengisian daya. Namun, jarak tempuh aktual dapat berbeda bergantung pada kondisi jalan, kecepatan, gaya mengemudi, dan penggunaan fitur kendaraan.
Salah satu teknologi yang diterapkan pada C10 adalah Cell-to-Chassis, yang mengintegrasikan baterai ke dalam konstruksi sasis. Menurut Leapmotor, teknologi tersebut memungkinkan optimalisasi ruang kabin sekaligus menghasilkan kekakuan torsional struktur kendaraan hingga 42.500 Nm per derajat. Kekakuan torsional menjadi salah satu parameter konstruksi bodi yang berkaitan dengan kemampuan struktur menahan gaya puntir.
Untuk pengaturan karakter berkendara, Leapmotor C10 menyediakan empat pilihan Driving Modes dan tiga Steering Modes. Pengemudi dapat menyesuaikan respons kendaraan dan karakter kemudi berdasarkan preferensi maupun kondisi perjalanan, mulai dari penggunaan di lalu lintas perkotaan hingga berkendara di jalan bebas hambatan.

Selain aspek performa, Leapmotor C10 dilengkapi sejumlah fitur kabin, termasuk jok berlapis kulit sintetis dengan material bersertifikasi OEKO-TEX STANDARD 100 dan sistem filtrasi udara PM2.5. Sertifikasi tersebut berkaitan dengan pengujian kandungan zat berbahaya pada material tekstil, sementara filtrasi PM2.5 berfungsi membantu menyaring partikel halus di dalam kabin. Jok depan juga dilengkapi fungsi pemanas dan ventilasi, sedangkan sandaran jok dapat direbahkan untuk mendukung kenyamanan saat beristirahat.
Fitur interior lainnya mencakup panoramic sunroof seluas 2,1 meter persegi yang memungkinkan cahaya alami masuk ke kabin. Dengan kombinasi spesifikasi motor listrik, konstruksi C2C, pengaturan berkendara, dan kelengkapan interior tersebut, Leapmotor C10 menawarkan sejumlah fitur yang dapat menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih SUV listrik. Meski demikian, karakter kenyamanan, pengendalian, dan efisiensi kendaraan tetap memerlukan pengujian langsung untuk memperoleh gambaran performa dalam penggunaan sehari-hari.

