Mobil modifikasi karya anak bangsa kini tidak hanya tampil di ajang kontes atau pameran aftermarket. Di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, sejumlah pabrikan justru membawa kendaraan hasil garapan modifikator lokal ke booth resmi mereka. Kehadiran mobil-mobil tersebut menunjukkan karya modifikasi Indonesia mulai mendapat ruang lebih besar di industri otomotif.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Ketua Umum IMI, Moreno Soeprapto, terhadap perkembangan industri modifikasi di Indonesia. Di bawah kepemimpinan beliau, motorsport memang tetap menjadi salah satu fokus utama IMI, namun sektor modifikasi kreatif juga mendapat perhatian yang sangat besar.” ujar Andre Mulyadi, pendiri National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) sekaligus Project Director Indonesia Modification Expo (IMX).

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Moreno Soeprapto, bersama Direktur Modifikasi dan Kendaraan Listrik IMI Pusat Andre Mulyadi, meninjau langsung sejumlah kendaraan modifikasi di ICE BSD City, Tangerang. Kunjungan itu sekaligus menjadi bentuk dukungan IMI terhadap kolaborasi antara modifikator, pelaku aftermarket, dan agen pemegang merek (APM).
Di booth Daihatsu, misalnya, terdapat Gran Max Urban Retro dan Ayla Modern Vintage yang dibuat lewat kolaborasi dengan modifikator lokal. Gran Max Urban Retro membawa ubahan kendaraan niaga dengan gaya retro, mulai dari body kit, kombinasi warna pastel dua warna, velg klasik, hingga sentuhan pada interior dan pencahayaan. Sementara Ayla Modern Vintage tampil dengan nuansa retro-modern yang mengubah kesan city car menjadi lebih segar.
Karya modifikasi juga hadir di booth Wuling melalui Wuling Eksion berkonsep urban adventure. Mobil listrik tersebut mendapat beberapa ubahan pada bagian eksterior dan kaki-kaki, seperti body kit, roof rack, velg 19 inci, serta suspensi yang dibuat lebih rendah. Konsepnya tetap mempertahankan fungsi mobil harian, tetapi dengan tampilan yang lebih berkarakter.

“Saya sangat mengapresiasi perkembangan dunia modifikasi di Indonesia. Alhamdulillah, di berbagai festival maupun pameran otomotif, semakin banyak karya modifikator Indonesia yang hadir melalui kolaborasi bersama para produsen mobil. Ini menunjukkan bahwa industri modifikasi kita semakin dipercaya dan mendapat ruang yang lebih luas.” ujar Moreno Soeprapto.
Kolaborasi antara IMI Modifikasi, NMAA, dan berbagai pabrikan di GIIAS 2026 menjadi contoh nyata bagaimana kreativitas modifikator Indonesia mampu berjalan beriringan dengan perkembangan industri otomotif nasional. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus berkembang sehingga semakin banyak karya anak bangsa yang tampil di panggung otomotif nasional maupun internasional.

